Achmad Arifin

Pemesinan CNC CAD/CAM Welding

Menu

Alat potong CNC Turning berdasarkan jenis pekerjaannya

January 7, 2018 | CNC-CAM

Geometri pahat bubut untuk proses pemesinan dipengaruhi oleh jenis bahan benda kerja yang dikerjakan dan bahan pahat yang digunakan. Pahat bubut dengan mata potong tunggal yang diasah menggunakan gerinda alat potong, sudut pahat yang paling pokok adalah sudut beram (rake angle), sudut bebas (clearance angle), dan sudut sisi potong (cutting edge angle). Secara umum alat potong CNC Turning dilihat dari geometrinya hampir sama dengan yang digunakan pada mesin bubut manual. Namun demikian alat potong CNC turning saat ini lebih banyak menggunakan pahat sisipan.

Baca: Prinsip kerja mesin bubut turning machine

Pahat sisipan (insert) yang dipasang pada tempat pahatnya, geometri pahat identik dengan pahat bubut yang diasah dengan gerinda alat. Selain geometri pahat tersebut pahat bubut dapat juga diidentifikasikan berdasarkan letak sisi potong (cutting edge) yaitu pahat tangan kanan (Right-hand tools) dan pahat tangan kiri (Left-hand tools). Alat potong CNC Turning jenis sisipan inilah yang paling banyak digunakan karena memiliki banyak kelebihan. Pahat sisipan memiliki bentuk dan geometri yang disesuaikan dengan jenis proses pembubutan yang dilakukan, misal pembubutan rata bertingkat, pembuatan alur atau pembuatan ulir. (Baca: Jenis pekerjaan pembubutan dengan menggunakan mesin bubut) Untuk masing-masing jenis pekerjaan tersebut dapat memperoleh hasil yang optimal apabila bentuk geometri sisipan juga disesuaikan dengan kebutuhan tersebut. Contoh beberapa jenis operasi pembubutan dengan jenis pahat bubut yang berbeda ditunjukkan pada gambar berikut ini.

alat potong CNC Turning berdasarkan operasi pembubutan

Jenis alat potong CNC Turning

Alat potong CNC turning berdasarkan jenis operasi pemesinannya adalah facing, turning, cut-off, threading, dan drilling. Pahat facing adalah jenis alat potong yang digunakan pada proses pembubutan muka. Pahat jenis ini memiliki sudut potong yang lebih lancip. Selain untuk facing, pahat jenis ini juga dapat digunakan untuk pengerjaan finishing. Pahat turning digunakan untuk proses pembubutan lurus. Jenis pembubutan ini biasanya terdiri dari proses pengasaran dan finishing. (Baca: Pemrograman CNC siklus pembubutan pengasaran roughing G71) Pahat potong atau cut-off digunakan untuk memotong benda kerja yang selesai proses. Selain itu kadang-kadang juga dapat digunakan untuk membuat alur, namun sudut muka harus ada penyesuaiannya. Pahat threading digunakan untuk proses penguliran. Ciri utama pahat ini adalah ujung pahat memiliki sudut 60O yang digunakan untuk pembubutan ulir segitiga.

Jenis alat potong CNC Turning yang berupa pahat sisipan tersebut harus dipasang pada pemegang pahat (holder) yang sesuai. Hal ini agar proses pemesinan dapat terlaksana dengan optimal dan aman. Bentuk sisipan maupun pemegang sudah distandarkan oleh ISO. Contoh pahat sisipan yang telah dipasang pada tool holder ditunjukkan pada gambar berikut.

alat potong CNC Turning berupa insert

Baca: Pemesinan Bubut untuk Vokasi

Kata kunci pencarian:

  • jebis alatpotong yg digunakan di mesin vnc
  • jenis pengganti alat potong pada cnc

Artikel yang relevan dengan Alat potong CNC Turning berdasarkan jenis pekerjaannya

Page

    Page

      Page