Cara membubut ulir segitiga menggunakan mesin bubut

Pembuatan ulir segitiga dengan menggunakan mesin bubut manual harus memperhatikan beberapa hal, yaitu sudut pahat, setting pahat dan benda kerja serta parameter pemotongannya. Pahat yang digunakan untuk cara membubut ulir segitiga adalah pahat ulir dengan ujung pahatnya sama dengan sudut ulir, yaitu untuk ulir metris sudut ulirnya adalah sebesar 60O, sedangkan ulir withworth memiliki sudut 55O. Setelah pahat dipilih, kemudian dilakukan setting posisi pahat terhadap benda kerja. Setting ini dilakukan terutama untuk mengecek posisi ujung sisi sayat pahat bubut setinggi sumbu benda kerja. Hal ini dilakukan agar hasil penguliran diperoleh sudut ulir yang simetris terhadap sumbu yang tegak lurus terhadap sumbu benda kerja.

Baca: Ukuran standar ulir segitiga metris dan whitworth

Parameter pemesinan yang digunakan untuk proses pembubutan ulir sedikit berbeda dengan pembubutan lurus/rata. Hal tersebut dikarenakan pada proses pembuatan ulir besar feeding (f) adalah sama dengan besarnya kisar (pitch) ulir tersebut, sehingga putaran spindel harus diatur tidak terlalu tinggi, secara kasar sekitar sepertiga dari putaran spindel untuk proses bubut rata. Besarnya harga kecepatan potong proses pembubutan ulir juga lebih kecil apabila dibandingkan dengan pembubutan lurus/rata. (Baca: Cara membubut lurus pada mesin bubut manual). Kedalaman potong pada pembubutan ulir perlu dihindari yang relatif besar agar dapat dihasilkan ulir yang halus permukaannya. Walaupun kedalaman ulir kecil (misalnya untuk ulir M10x1,5, dalamnya ulir 0,934 mm), proses penyayatan tidak dilakukan sekali potong, biasanya dilakukan penyayatan antara 5 sampai 10 kali penyayatan ditambah sekitar 3 kali penyayatan kosong (penyayatan pada diameter terdalam).

Hal tersebut karena pahat ulir melakukan penyayatan berbentuk V. Agar diperoleh hasil yang presisi dengan proses yang tidak membahayakan operator mesin, maka sebaiknya pahat hanya menyayat pada satu sisi saja (sisi potong pahat sebelah kiri untuk ulir kanan, atau sisi potong pahat sebelah kanan untuk ulir kiri). Proses tersebut dilakukan dengan cara memiringkan eretan atas dengan sudut 30o untuk ulir metris. Proses penambahan kedalaman potong (dept of cut) dilakukan oleh eretan atas. Hal ini dilakukan agar puncak ulir yang merupakan bagian penting dari ulir dapat terbentuk dengan baik.

Baca: Bagian-bagian ulir segitiga metris dan whitworth

.

Persiapan cara membubut ulir segitiga

Berikut ini diuraikan langkah-langkah proses pembubut uliran segitiga metris dengan menggunakan mesin bubut manual adalah sebagai berikut :

  1. Mempersiapkan benda kerja dengan panjang dan diameter sesuai ukuran ulir yang akan dibuat. Pada ujung kanan benda kerja sebaiknya dibuat champer sebesar 1,5X45O, sedangkan pada sisi sebelah kiri bagian yang akan di-ulir dibuat alur untuk pembebas gerakan pahat selama proses pembubutan ulir. Lebar alur sekitar 5 mm dan kedalaman alur sama dengan tinggi ulirnya.

(Baca: Cara membubut alur pada mesin bubut manual)

  1. Memasang benda kerja pada cekam senter kepala tetap dan memastikan posisi benda kerja center atau tidak oleng. Sebaiknya juga didukung benda kerja dengan menggunakan center putar pada kepala lepas.
  2. Memasang pahat ulir yang sudah dipersiapkan (diasah terlebih dahulu) pada toolpost dan memastikan ujung sisi sayat pahat setinggi sumbu benda kerja.
  3. Atur dan putar posisi eretan atas sedemikian rupa sehingga membentuk sudut 30O terhadap arah gerakan eretan lintang.
  4. Atur handle/tuas pengatur kisar menurut tabel kisar yang tersedia di mesin bubut sesuai dengan kisar ulir yang akan dibuat.
  5. Mengatur posisi titik nol pahat ulir dengan cara memajukan pahat ulir sampai menyentuh pada diameter luar benda kerja. Selanjutya setting skala nonius pada handle eretan lintang menjadi 0 mm.

.

Pengaturan tuas mesin bubut cara membubut ulir segitiga

.

Pelaksanaan cara membubut ulir segitiga

Setelah persiapan untuk mesin bubut, pengaturan benda kerja dan pahat bubut selesai, maka selanjutnya adalah proses pembubutan ulir. Langkah berikutnya adalah sebagai berikut:

  1. Menggeser pahat ke luar benda kerja, sehingga pahat di luar benda kerja dengan jarak bebas sekitar 5-10 mm di sebelah kanan benda kerja dengan menggunakan eretan bawah.
  2. Majukan pahat dengan kedalaman potong sekitar 0,1 mm dengan menggunakan eretan atas. (Baca: Cara menggunakan skala nonius pada eretan mesin bubut)
  3. Putar spindel mesin kemudian gerakan pahat dengan cara geser handle gerakan eretan bawah untuk pembuatan ulir (handle otomatis penguliran) sampai panjang ulir yang dibuat terdapat goresan pahat, kemudian hentikan mesin dan tarik mundur pahat dengan menggunakan eretan atas.
  4. Periksa kisar ulir yang dibuat dengan menggunakan kaliber ulir (screw pitch gage) atau juga dapat menggunakan mal ulir. Apabila sudah sesuai maka proses pembuatan ulir dapat dilanjutkan kembali. Tetapi apabila kisar belum sesuai dengan yang diinginkan maka periksa kembali posisi handle pengatur kisar pada mesin bubut.
  5. Gerakkan pahat ke arah kanan dalam posisi tidak menyayat benda kerja dengan cara memutar spindel arah kebalikan, kemudian hentikan setelah posisi pahat di depan benda kerja, seperti posisi pada langkah ke-1.
  6. Majukan pahat untuk kedalaman potong berikutnya dengan memajukan eretan atas, kedalaman potong yang disarankan adalah sekitar 0,1-0,2 mm.
  7. Ulangi langkah 3, 5 dan 6 di atas sampai beberapa kali pemakanan sampai dengan kedalaman ulir tercapai, pengecekan kedalaman ulir dapat dilakukan seperti pada langkah 4 di atas.
  8. Setelah selesai proses pembuatan ulir, hasil yang diperoleh dicek ukuranya (diameter mayor, kisar, diameter minor, dan sudut ulir).

.

Pengaturan roda gigi cara membubut ulir segitiga

Cara membubut ulir segitiga ini merupakan salah satu dari beberapa jenis pekerjaan pembubutan yang dapat dilakukan menggunakan mesin bubut manual. Kemampuan melakukan pekerjaan membubut ulir segitiga ini juga merupakan salah satu kompetensi yang harus dikuasai oleh seorang operator mesin bubut.

Baca: Jenis pekerjaan pembubutan dengan mesin bubut

Kata kunci pencarian:

  • mendeskripsikan pembuatan ulir segitiga