Cara mengasah endmill dengan menggunakan grinding tool

Sobat Mesin…Salah satu hal yang sangat menentukan terhadap kualitas hasil praktik pemesinan frais adalah kemampuan operator dalam mengelola peralatan potong khususnya pisau frais. Kemampuan tersebut dapat dilihat dalam ketrampilan pemilihan jenis pisau frais yang sesuai dengan bahan yang dikerjakan, tipe pisau frais yang akan dipakai selama proses pemesinan, dan cara melakukan penajaman/pengasahan pisau frais ketika mengalami keausan atau kerusakan (cara mengasah endmill).

Bagaimanakah cara mengasah endmill yang baik dan benar?

Itu pertanyaan yang mungkin muncul dalam benak Sobat Mesin sekalian. Baiklah pada artikel kali ini kita akan membahas tentang cara dan langkah-langkah mengasah endmill khususnya jenis Endmill dua mata (two flute). Namun sebelum itu, sebaiknya Sobat Mesin mengingat kembali mengenai jenis-jenis endmill dan juga tentang mesin gerinda tools.

Pisau frais jenis endmill

Pisau jari (endmill) merupakan salah satu jenis cutter mesin frais yang paling banyak digunakan. Ukuran cutter jenis ini sangat bervariasi, mulai ukuran kecil sampai ukuran besar. Endmill Cutter merupakan pisau solid dengan sisi dan gagang yang menjadi satu. Namun demikian terdapat pisau endemil dengan mata pisau dan gagang terpisah yang disebut tipe shell. Selain tipe shell tersebut pisau endmill mempunyai gagang lurus atau tirus yang dapat dipasangkan pada spindel mesin frais.

Endmill dapat digunakan untuk pengefraisan muka, pengefraisan horizontal, vertikal, menyudut atau melingkar. Secara operasional end mill digunakan untuk pembuatan alur, keyways, pockets (kantong), shoulders (tingkat), permukaan datar dan pengefraisan bentuk. Endmill sebagian besar digunakan pada mesin frais vertikal meskipun tidak menutup kemungkinan dipakai pada mesin frais horizontal. Terdapat berbagai macam bentuk end mill dan biasanya terbuat dari HSS, comented carbide, atu gigi  comented carbide yang disisipkan.

Baca juga: Macam-macam gerak pemakanan alat potong terhadap benda kerja dalam mesin perkakas

Macam-macam endmill berdasarkan mata sayatnya

Endmill dua mata (two flute). Pisau ini hanya mempunyai dua mata potong pada selubungnya. Ujung sisi didesain untuk dapat memotong hinggga ke center. Pisau ini dapat digunakan sebagaimana bor dan dapat pula digunakan untuk membuat  alur. Selain itu dapat digunakan untuk membuat lubang tanpa membuat lubang awalan, memperbaiki lubang yang salah, sebagai boring tool. Karakteristik secara umum adalah sebagai berikut:

1)    Bentuk sama dengan endmill pada umumnya
2)    Panjang sisi potong muka tidak sama
3)    Pada umumnya finishing
4)    Diameter cutter mulai 0.25 – 30 mm

cara mengasah endmill- endmill mata sayat 2

Endmill dengan mata potong jamak. Pisau ini mempunyai tiga, empat, enam atau delapan sisi potong dan biasanya mempunyai diameter di atas 2 inch. Pisau frais jenis ini dapat digunakan untuk penyayatan muka ataupun samping, pembuatan alur (sesuai dengan diameter cutter), pembuatan step dan bidang miring, pembuatan radius dalam sesuai dengan jari-jari cutter, sebagai boring tool. Bentuk fisik pisau frais ini sebagaimana ditunjukkan pada Gambar 4, dengan karakteristik umum sebagai berikut:
1)    Mempunyai gagang silindris ataupun konus dengan diameter sisi potong 0.25 – 63 mm.
2)    Cutter roughing mempunyai alur-alur pada sisi potong bagian samping dan chamfer pada bagian ujung sisi potong muka.
3)    Cutter finishing tidak beralur dan sisi potong muka lancip.
4)    Pemasangan dengan collet adaptor atau quick change arbor untuk gagang silindris.
5)    Pemasangan dengan sleeve adaptor untuk gagang konis.

cara mengasah endmill- endmill mata sayat 4

Ball end mill. Pisau ini digunakan untuk pengefraisan fillet atau alur dengan radius pada permukaannya, untuk alur bulat, lubang, bentuk bola dan untuk semua pengerjaan bentuk bulat.

Shell endmill. Pisau ini mempunyai lubang untuk pemasangannya pada arbor pendek. Gigi-gigi pisau ini biasanya berbentuk helik. Pisau ini dibuat lebih besar ukurannya dari pada pisau solid dan biasanya berukuran 1 ¼ “ sampai 6

Baca juga: Alat potong CNC Turning berdasarkan jenis pekerjaannya

Geometri pisau endmill

Sebelum lebih lanjut membahas cara mengasah endmill, maka perlu memahami geometri dan besarnya sudut sayat maupun sudut bebas yang ditetapkan agar pisau frais hasil pengasahan dapat digunakan dengan sebagaimana mestinya. perhatikan pada gambar berikut ini.

cara mengasah endmill-geometri pisau endmill

Mesin Gerinda Tools

Mesin gerinda adalah salah satu mesin perkakas yang digunakan untuk mengasah /memotong benda kerja dengan tujuan tertentu, sehingga Sobat Mesin perlu mengetahuinya sebelum membahas lebih lanjut mengenai cara mengasah endmill.  Mesin ini dapat mengikis permukaan logam dengan cepat dan mempunyai tingkat akurasi yang tinggi sesuai dengan bentuk yang diinginkan.Prinsip kerja mesin gerinda adalah batu gerinda berputar bersentuhan dengan benda kerja sehingga terjadi pengikisan, penajaman, pengasahan, atau pemotongan.

Tool grinding adalah suatu peralatan pemesinan yang digunakan untuk mengasah pahat endmill maupun mata bor. Gerak utama tools grinding berputar, putaran diperoleh dari motor listrik, putaran tersebut memutarkan roda gerinda yang terpasang pada poros motor. Proses penyayatan terjadi karena tools disentuhkan secara halus terhadap roda gerinda, bahan abrasive pada roda gerinda akan menyayat/mengikis pisau tersebut.

Mesin ini hanya digunakan untuk pekerjaan presisi, yaitu menajamkan (mengasah) berbagai jenis cutting tool seperti mata pahat bubut, mata bor, dan lain-lain. Juga digunakan memperhalus (finishing) bentuk silinder, taper, internal, dan surface dari benda kerja yang mengharuskan ketelitian. Mesin gerinda ini dibagi menjadi dua, yaitu :

  • Mesin gerinda untuk pengasahan perkakas potong seperti pisau frais, reamer, dan sejenisnya. Perlengkapan mesinnya untuk pengasahan dapat diputa-putar atau digeser sesuai dengan bentuk benda kerja yang diasah. Batu gerinda pada waktu pengasahan digerakkan dengan tangan melalui handelnya secara bolak-balik. Benda kerjaq diputar dengan tangan melalui perlengkapan penjepitnya.
  • Mesin gerinda untuk pengasahan perkakas potong seperti pahat potong mesin  bubut dan pengasahan mata bor. Benda kerjanya didorong ke arah batu gerinda yang berputar. Mesinnya tidak mempunyai meja, diganti dengan perlengkapan lainyang dapat digeser derajatnya sesuai dengan sudut-sudut pada benda kerja yang diasah.

Baca juga: Jenis batu gerinda berdasarkan bahan asah dan tingkat kekerasannya

cara mengasah endmill-mesin gerinda tools

Langkah/cara mengasah Endmill

Berikut ini langkah-langkah yang harus diperhatikan dalam proses pengasahan pisau frais tipe endmill:

Meratakan permukaan Cutter dengan menggunakan batu gerinda flat wheels, sudut-sudut sisi potong pada cutter akan di-nol-kan. Berikut ini langkah-langkah yang harus dilaksanakan:

  • Pasang cutter pada collet yang sesuai dan dipasang pada poros utama.
  • Mengatur sudut-sudut sehingga menunjukkan angka nol pada skala, posisi cutter tegak lurus pada batu gerinda.
  • Mengatur ketinggian batu gerinda sampai satu center dengan cutter.
  • Mengatur stopper sedemikian rupa sehingga permukaan cutter mengenai batu gerinda tepat setengah diameternya.
  • Melepas pin sehingga dapat memutar handle secara bebas.
  • Melakukan gerak pemakanan dengan memutar handle dan juga memutar handle sampai permukaan cutter rata.

Mengasah sisi potong Cutter dengan menggunakan batu gerinda cup wheels, sudut-sudut sisi potong pada cutter akan dibentuk kembali. Dimana cutter masih dalam satu settingan pada saat meratakan permukaan cutter.

  1. Dengan menggunakan pin untuk menahan skala.
  2. Catatan: perhatikan jumlah mata potong pada cutter!
  3. Mengatur sudut sayat sehingga membentuk sudut 2-5.
  4. Mengatur ketinggian batu gerinda sampai satu center dengan cutter.
  5. Mengatur stopper meja mesin gerinda, usahakan agar gerak pemakanan mencapai garis tengah pada cutter.
  6. Melakukan gerak pemakanan dengan memutar handle meja gerak sumbu Y sambil menggerakkan handle meja gerak sumbu X kekiri dan kekanan, sehingga permukaan sisi potong terasah semua.
  7. Setelah mencapai kedalaman pemakanan tertentu pada skala, lepas pin dan memutar skala sesuai dengan jumlah mata potong pada cutter.
  8. Ulangi langkah No.4, sampai semua sisi mata potong terasah semua.
  9. Mengatur sudut buang sehingga membentuk sudut 8-150 dan ulangi kembali langkah No.4-7.
  10. Memutar skala untuk memutar posisi endmill sebesar 900
  11. Mengatur sudut bebas sehingga membentuk sudut 30-450 dan ulangi kembali langkah No.4-7.
  12. Untuk menge-cek apakah mata cutter sudah terasah dengan baik dan mempunyai ketinggian yang sama satu dengan yang lain, gunakan block dengan permukaan yang rata, dan letakkan cutter tegak lurus dengan permukaan bidang tersebut.

Baca juga: Macam-macam tool post mesin bubut manual dan fungsinya

Mengasah sisi samping (Diameter Luar) dengan menggunakan batu gerinda cup wheels, sisi samping cutter digerinda agar mempunyai sisi potong yang tajam pada saat melakukan gerak pemakanan samping.

  • Masih dalam satu settingan pada pengerindaan sebelumnya, atur sudut membentuk sudut 900 sehingga posisi alat potong (end mill) berubah 90 derajat.
  • Melepas pin sehingga handle dapat berputar dengan bebas.
  • Mengatur ketinggian batu gerinda sehingga satu center pada cutter.
  • Mengatur stopper, usahakan seluruh sisi samping pada cutter terasah semua.
  • Dengan menggerakkan handle gerak meja sumbu X ke kiri dan ke kanan, dan melakukan gerak pemakanan sumbu Y dan memutar handle pemutar tool maka terjadilah proses penggerindaan sisi samping end mill.
  • Usahakan jangan melakukan pemakanan terlalu banyak karena menyebabkan pengurangan diameter cutter

 

Peralatan pendukung untuk mengasah endmill

Alat-alat K3 dan alat pendukung lainnya yang diperlukan selama menggunakan mesin gerinda, khususnya dalam pembahasan cara mengasah endmill adalah sebagai berikut:

  1. Masker, digunakan untuk melindungi pernafasan kita pada saat melakukan penggerindaan, terutama pada saat melakukan dressing.
  2. Kacamata, untuk melindungi mata dari percikan bunga api dan debu pada saat penggerindaan.
  3. Bevel protector, alat yang digunakan untuk mengukur sudut pada alat potong setelah melakukan penggerindaan.
  4. Surface plate, alat yang digunakan untuk melihat kerataan/ketinggian pada mata cutter, berupa alat yang mempunyai permukaan sangat rata dan halus.
  5. Dresser, merupakan batu diamond yang digunakan untuk membersihkan batu gerinda yang kotor.
  6. Kunci “L” dan kunci pas, untuk mengatur sudut-sudut pada alat potong yang akan digerinda.

Baca juga: Mencegah kecelakaan kerja pada pekerjaan pemesinan

Ringkasan

Sobat Mesin…demikian penjelasan mengenai cara mengasah endmill. Pada prinsipnya adalah proses pengasahan harus memperhatikan jenis endmill dan sudut geometrinya. hal ini agar hasil pengasahan endmill dapat digunakan untuk melakukan pengefraisan dan memperoleh hasil yang optimal.

*) dari berbagai sumber

Kata kunci pencarian:

  • cara pengasahan pisau frais
  • proses mengasah endmil

Artikel Terkait

Jenis batu gerinda berdasarkan bahan asah dan ting... Sobat Mesin, kali ini kita akan membahas mengenai jenis batu gerinda atau ada juga yang menyebutnya roda gerinda. Pembahasan akan kita mulai mengenai ...
Alat potong pada MasterCAM X untuk CNC Turning Pengaturan pembubutan dengan CNC Turning dapat dipersiapkan menggunakan aplikasi MasterCAM X. Pengaturan baik berupa parameter pemesinan, pemrograman ...