Membuat work preparation pembubutan yang efektif dan efisien

Membuat work preparation pembubutan adalah menyusun suatu dokumen dengan format tertentu yang harus dipersiapkan dan dibuat oleh peserta didik sebelum melaksanakan praktik berdasarkan arahan dan bimbingan dosen/guru pengajar. Pada konteks pekerjaan di industri maka pemnyusun WP adalah operator dengan persetujuan dan pengawasan supervisornya. Work preparation merupakan perwujudan hasil merencanakan proses pembubutan. Operator mesin bubut menggunakan work preparation ini sebagai panduan dalam proses mengerjakan benda kerja. Work preparation tersebut memuat informasi tentang:

  • identitas peserta didik (operator msin bubut).
  • nama atau jenis job/pekerjaan yang akan dikerjakan.
  • sub pekerjaan atau tahap-tahap yang harus dilakukan.
  • mesin/peralatan yang digunakan.
  • parameter yang harus dipenuhi.
  • estimasi waktu yang diperlukan tiap tahap pekerjaan.
  • aspek keselamatan kerja dan,
  • prosedur atau petunjuk kerja lain yang diperlukan untuk dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai gambar kerja pada job sheet yang telah ditentukan..

Kewajiban untuk membuat work preparation pembubutan akan membuat peserta didik memahami kembali teori dasar pemesinan khususnya yang terkait langsung dengan keperluan praktik. Beberapa dasar teori praktis tersebut diantaranya adalah: 1) cara membaca dan menganalisis gambar kerja, 2) jenis-jenis pekerjaan yang dapat dilakukan pada mesin bubut, 3) memilih dan menentukan alat potong sesuai jenis pekerjaan, dan 4) penggunaan parameter pemesinan khususnya perhitungan putaran benda kerja. Penguasaan terhadap teori pemesinan dasar tersebut sangat mendukung dalam hal pencapaian dan penyelesaian pembuatan benda kerja. Hal ini akan terlihat dari kemampuan proses untuk melakukan praktik pemesinan bubut dengan lebih sistematis. Selain itu juga cekatan untuk mengatasi permasalahan yang timbul selama kegiatan praktik.

Baca: Macam-macam gerak pemakanan alat potong terhadap benda kerja dalam mesin perkakas

Persiapan dalam membuat work preparation pembubutan agar lebih efektif dan efisien sebaiknya memperhatikan beberapa hal yang terkait dengan gambar kerja maupun proses pengerjaan. Format work preparation yang dapat digunakan pada praktik Pemesinan Bubut ditunjukkan pada gambar.

Langkah membuat work preparation pembubutan

Berikut ini adalah hal-hal yang harus dilakukan dalam membuat work preparation pembubutan, yaitu:

  1. Mencermati gambar kerja; gambar kerja yang disediakan pada job sheet dicermati dengan seksama mengenai jenis material dan ukuran awal bahan benda kerja yang disediakan, bentuk kontur secara keseluruhan benda kerja yang akan dihasilkan, tanda perintah pengerjaan khusus (bila ada), batas toleransi atau suaian yang dipersyaratan, kualitas hasil permukaan yang diminta.

Baca: Cara mencermati gambar kerja pembubutan dengan mudah

  1. Mengindentifikasi jenis/sub pekerjaan; Bentuk atau profil hasil akhir benda kerja yang harus dikerjakan sesuai gambar kerja menjadi fokus utamanya. Proses identifikasi jenis pekerjaan ini misalnya dalam gambar kerja tersebut terdapat pekerjaan bubut muka, pembubutan poros bertingkat, perlu adanya chamfer, pembuatan alur atau bahkan pembuatan ulir. Dari jenis pekerjaan tersebut maka akan dapat pula diidentifikasi alat potong dan peralatan lain yang diperlukan selama proses penyelesaian benda kerja tersebut. Parameter pembubutan yang akan digunakan juga dapat diperhitungkan sekalian.

Baca: Jenis pekerjaan pembubutan dengan mesin bubut

  1. Memperkirakan urutan kerja; Agar dapat diperoleh hasil yang optimal dan waktu yang efisien maka urutan kerja yang tepat menjadi hal yang sangat penting. Harus diperhatikan agar sesedikit mungkin melakukan bongkar pasang pencekaman benda kerja sehingga menghemat waktu dalam melakukan setting benda kerja. Akan menjadi penting pengerjaan satu sisi benda kerja sampai selesai baru kemudian membalik benda kerja untuk mengerjakan pekerjaan yang selanjutnya sampai selesai juga. Sehingga dengan cukup membalik satu kali benda kerja maka pekerjaan dapat diselesaikan dengan sempurna.
  2. Membuat atau memberi tanda urutan pekerjaan pada gambar kerja; Untuk mempermudah pengecekan langkah kerja sebagaimana pada point c di atas maka dapat dilakukan dengan membuat tanda urutannya pada gambar kerja. Hal ini agar tidak ada sub pekerjaan yang terlewat yang pada akhirnya akan sangat mengganggu seleuruh proses penyelesaian pekerjaan.

membuat work preparation pembubutan
Keterangan membuat work preparation pembubutan

Kolom 1 Menunjukkan no urutan pekerjaan yang direncanakan.

Kolom 2. Menunjukkan tahapan jenis pekerjaan yang dikerjakan dengan disertai sketa gambar pengerjaannya, misalnya pengerjaan bubut muka, maka disertai sketsa gambar pembubutan muka sebagaimana yang direncanakan

Kolom 3 Menjelaskan langkah kerja yang harus dilakukan sesuai dengan tahapan jenis pekerjaan pada kolom sebelumnya.

Kolom 4 Menyebutkan jenis alat potong maupun alat bantu lainnya yang digunakan untuk tahapan pekerjaan tersebut.

Kolom 5 Menjelaskan parameter pembubutan yang digunakan, yaitu: n=rpm benda kerja, h=ketebalan pemotongan, dan f=feeding. Dalam hal terdapat langkah roughing dan finishing maka dijelaskan masing-masing parameter yang digunakan.

Kolom 6 Menjelaskan estimasi waktu yang diperlukan untuk mengerjakan tahapan pekerjaan tersebut, diusahakan menggunakan rumus perhitungan sesuai teori yang sudah disampaikan.

Kolom 7 Menjelaskan aspek K-3 yang sifatnya khusus atau keterangan lain yang perlu ditambahkan (bila ada)

Baca juga: Merencanakan proses pembubutan yang efektif dan efisien

Kata kunci pencarian:

  • cara Buat work preperation kelas 3
  • work preparation pembuatan ulir
  • work prepation bubut