Pemrograman CNC: Siklus pembubutan memanjang

Salah satu keuntungan proses pembubutan menggunakan mesin CNC Turning adalah kita dapat menggunakan kode siklus pembubutan dengan pemrograman CNC. Keuntungan yang dimaksud adalah kita cukup menuliskan baris perintah yang cukup singkat tetapi pergerakan pahat sudah cukup banyak. Hal ini akan sangat membantu pada saat kita melakukan pembubutan dengan jumlah penyayatan yang berulang kali. Apabila menghadapi pekerjaan membubut dari diameter bahan yang cukup besar menjadi diameter yang kecil sehingga perlu pengulangan pemakanan. Jika hal ini kita lakukan dengan menggunakan perintah standar G00 dan G01 maka akan memerlukan baris perintah yang cukup panjang.

Artikel kali ini kita akan membahas program siklus pembubutan memanjang yang digunakan pada proses pembubutan dengan menggunakan mesin CNC tipe produksi dengan kontrol Fanuc OiT. Sklus pembubutan memanjang yang dimaksud adalah menggunakan G90. Siklus pembubutan pengasaran (roughing) menggunakan G71 dapat dibaca disini. Sedangkan untuk penentuan parameter pemotongan pada mesin CNC yang optimal dalam anda baca di artikel berikut: parameter pemesinan CNC

Pemrograman CNC G90

G90 adalah kode program yang digunakan untuk proses pembubutan dalam arah memanjang, baik bubut lurus maupun bubut tirus. Siklus G90 ini merupakan kombinasi perintah G0 dan G1 pada satu kali siklus pembubutan, sebagaimana ditunjukkan pada gambar di bawah ini. Satu baris perintah siklus G90 mewakili 4 baris perintah gerakan pahat bubutnya. Panah arah pergerakan pahat yang berwarna biru menunjukkan gerakan G0 (gerak cepat), sedangkan yang berwarna merah menunjukkan gerakan G1, dimana pahat melakukan penyayatan terhadap benda kerja. Selain untuk perintah pembubutan lurus, G90 juga dapat digunakan sebagai perintah pembubutan tirus. Dimana besarnya ketirusan diatur dengan parameter R. Apabila parameter R=0 atau tidak diisi maka proses pembubutan dianggap pembubutan lurus.

Penulisan baris perintah G90 adalah sebagai berikut:

G90 X…… Z……. R……. F…….

Dimana:

  • X          : diameter benda kerja yang dituju
  • Z          : panjang pembubutan arah sumbu Z
  • R          : besarnya ketirusan (ukuran radius) dalam mm

 

Apabila pembubutan akan dilakukan dalam beberapa kali penyayatan, maka pada baris perintah berikutnya cukup menuliskan parameter harga X nya saja sesuai ketebalan penyayatan yang diijinkan sampai dengan tercapai besarnya diameter benda kerja yang dituju. Agar lebih memahami terkait penggunaan perintah siklus G90 ini silahkan kerjakan latihan soal yang ada di bawah ini.

Pemrograman CNC Siklus pembubutan memanjang

Petunjuk soal

Buatlah pemrograman CNC untuk benda kerja sebagaimana gambar di atas dengan menggunakan perintah G90, dengan memperhatikan ketentuan berikut ini: putaran spindel maksimum yang diijinkan 2.500 rpm, ketebalan pemakanan/penyayatan maksimum 1,5 mm dan kecepatan potong 200 m/menit. Untuk melihat gambar kerja soal latihan silahkan klik DISINI.

  1. Tulislah program lengkap pada selembar kertas
  2. Input pada software simulasi dan jalankan
  3. Cermati dan analisa hasil simulasinya

 

Refferences

  • Daewoo. (1998). CNC Program Manual. Daewoo Heavy Industries and Machinery LTD : Korea.
  • Pemrograman Mesin CNC, 2014. Sentot Wijanarka. FT UNY

Kata kunci pencarian:

  • macam program siklus pembubutan
  • softwere simulasi membubut

Artikel Terkait

Mastercam versi X hadir lebih komplit Perangkat lunak Mastercam adalah perangkat lunak yang dikembangkan oleh CNC Software, Inc dari Amerika Serikat. Mastercam versi X adalah perangkat lun...