Achmad Arifin

Pemesinan CNC CAD/CAM Welding

Menu

Pengelasan Elektroda yang Tidak Terumpan pada GTAW

May 26, 2015 | Welding

Tungsten Inert Gas (TIG) atau juga dikenal dengan Gas Tungsten Arc Welding (GTAW) adalah salah satu dari kelompok cara pengelasan busur gas. Pada cara pengelasan ini gas dihembuskan ke daerah lasan untuk melindungi busur dan logam yang mencair terhadap atmosfir. Gas yang digunakan sebagai pelindung adalah gas He (Helium), gas Ar (Argon), gas CO2 (Carbondioksida) atau campuran dari gas-gas tersebut.

Pengelasan GTAW menggunakan elektroda yang tidak terumpan (non consumable electrode), dimana pada umumnya dipakai batang tungsten atau wolfram sebagai elektrodanya untuk mendapatkan busur listrik dengan tanpa turut mencair, di samping dihembuskan pada gas-gas pelindung ke daerah lasan untuk melindungi dari pengaruh sekeliling. Busur listrik timbul antara batang wolfram dan logam induk dan dilindungi oleh gas pelindung.

skema pengelasan GTAW

skema pengelasan GTAW (Kou, 2003)

Apabila pengelasan menggunakan logam pengisi, maka logam pengisi dimasukkan ke dalam daerah arus busur lalu mencair dan terbawa ke logam induk. Tetapi untuk pengelasan plat yang tipis, kadang-kadang tidak diperlukan logam pengisi. Las GTAW ini dapat dilaksanakan dengan tangan/manual atau secara otomatis.

 

Prinsip kerja las GTAW secara umum yaitu panas yang ditimbulkan oleh busur las akan mencairkan logam induk dan logam pengisinya, sehingga terjadi logam las cair yang selanjutnya membeku membentuk sambungan. Gas pelindung digunakan untuk mencegah terjadinya kontaminasi oleh oksigen dan nitrogen yang banyak di atmosfir terhadap logam las. Kalau tidak dilindungi maka dampak dari kontaminasi itu akan menghasilkan hasil las yang tidak optimal (Musaikan,l989).

Baca juga: Gaji welder berdasarkan kualifikasinya

Proses las GTAW menggunakan energi listrik sebagai sumber panas, arus listrik yang digunakan bisa berupa arus listrik DC atau AC. Penggunaan arus listrik DC pada las ini dapat berupa polaritas lurus di mana kutup positip dihubungkan dengan logam induk dan kutup negatip ke elektroda atau disebut direct current electrode negative/direct current straight polarity (DCEN/DCSP) atau rangkaian sebaliknya yang disebut polaritas balik atau disebut direct current electrode positive/direct current reverse polarity (DCEP/DCRP).

Keuntungan dari pemakaian proses pengelasan GTAW adalah sebagai berikut:

  1. Kecepatan pengumpanan logam pengisi dapat diatur terlepas dari besarnya arus listrik sehingga penetrasi ke logam induk dapat diatur.
  2. Semua cara pengaturan ini memungkinkan las GTAW dapat digunakan dengan baik untuk plat tipis maupun plat tebal.
  3. Dengan digunakannya pelindung gas mulia dan elektroda yang tak terumpan, maka tidak dihasilkan terak pada lasan, sehingga hasil las bersih dari kotoran.
  4. Kualitas hasil pengelasan yang lebih baik.

Heat Input

Masukan panas (heat input) adalah besarnya energi panas tiap satuan panjang las ketika sumber panas bergerak. Pada kenyataannya, perpindahan panas dari sumber panas ke benda kerja berjalan tak sempurna dengan ditandai adanya panas yang hilang ke lingkungan. Besarnya panas yang hilang ke lingkungan ini menentukan efisiensi perpindahan panas. Heat input juga mempengaruhi bentuk penampang lintang las, meliputi besarnya permukaan logam induk yang mencair, permukaan bahan pengisi dan HAZ. Pada penggunaan heat input yang semakin tinggi akan meningkatkan prosentase ferit acicular, upper bainit, dan ferit widmanstaten (Bhole and Billingham, 1983).

Kata kunci pencarian:

  • las listrik tanpa elektroda
  • las cair busur listrik elektroda tak terumpan
  • pengertian elektroda tak
  • perbedaan elekroda consumable dan non consumable
  • yang di maksud elektroda tak terumpan

Artikel yang relevan dengan Pengelasan Elektroda yang Tidak Terumpan pada GTAW

Page

    Page

      Page