Pengetahuan Dasar Mesin Perkakas dalam Pemesinan

Dasar Mesin perkakas dapat didefinisikan sebagai suatu mesin atau peralatan yang dapat berfungsi untuk memotong atau mendeformasikan suatu material menjadi suatu produk jadi maupun setengah jadi dalam bentuk dan ukuran tertentu seperti yang dikendaki. Proses pemotongan dan pembentukan ini mesin memerlukan alat bantu potong yang sering dinamakan alat potong atau pahat potong.

Kata mesin perkakas biasanya digunakan untuk mesin atau peralatan yang pengoperasiannya tidak menggunakan tenaga manusia secara langsung. Para ahli sejarah teknologi berpendapat bahwa mesin perkakas sesungguhnya lahir ketika keterlibatan manusia dihilangkan dalam proses pembentukan atau proses pemotongan dari berbagai macam peralatan untuk menghasilkan suatu produk tertentu.

Proses pemotongan material akan menimbulkan bagian yang terbuang atau disebut tatal (chip) sebagai akibat gerak potong (cutting movement) dan gerak makan (feed movement), dimana masing-masing gerakan tersebut dapat dilakukan oleh benda kerja dan/atau alat potong serta kombinasi-kombinasinya. Proses kerja mesin perkakas mempunyai sistem mekanis yang bermacam-macam tergantung pada fungsi dari jenis mesin perkakas tersebut. Gerakan mekanis yang dimaksud adalah mengubah gerak putar menjadi gerak putar yang sama atau gerak lurus, gerak dipercepat atau diperlambat, sesuai dengan bentuk dan kehalusan permukaan yang akan dibuat.

Dasar Mesin Perkakas

Kualitas permukaan hasil pemotongan tergantung pada kondisi pemotongan (cutting condition) yaitu antara kecepatan potong, feeding dan kedalaman pemotongan. Sebagai contoh misalnya kecepatan potong yang rendah dengan feeding dan depth of cut yang besar akan menghasilkan permukaan yang kasar, kombinasi ini biasanya digunakan untuk keperluan pekerjaan pendahuluan (roughing). Sebaliknya kecepatan potong yang tinggi dengan feeding dan depth of cut yang kecil akan menghasilkan permukaan yang halus, kombinasi ini biasanya digunakan untuk pekerjaan penyelesaian (finishing).

Kualitas pemotongan kehalusan permukaan dan bentuk yang dihasilkan oleh pemotongan logam tergantung pada: a) bentuk pahat (tool shape); b) Arah gerak relatif antara pahat dengan benda kerja (work shape). Bila gerakan relatif antara benda kerja dan pahat linier biasanya dihasilkan permukaan yang datar, kalau saat benda kerja berputar pada porosnya dan pahat potong bergerak pada suatu arah tertentu melakukan pemakanan maka dihasilkan bidang kerja yang silindris.

Baca: Macam-macam gerak pemakanan alat potong terhadap benda kerja dalam mesin perkakas

Jenis dan Penggolongan Dasar Mesin Perkakas

Mesin perkakas dapat dikelompokkan menjadi 2 jenis, yaitu mesin perkakas potong dan mesin perkakas bentuk. Jenis mesin perkakas potong merupakan mesin perkakas yang poses kerjanya dengan menghilangkan bagian dari benda kerja untuk memperoleh bentuk tertentu. Penghilangan atau pemotongan ini dengan proses gerakan benda kerja terhadap alat potong maupun sebaliknya yaitu pergerakan alat potong terhadap benda kerja. Jenis mesin perkakas potong ini banyak ragamnya dan relatif kompleks baik dalam proses pemotongannya maupun dalam rancangan dan desainnya.

Berikut ini adalah beberapa contoh dasar mesin perkakas yang sering digunakan baik di dunia industri maupun dunia pendidikan, khususnya pada pendidikan kejuruan teknik.

Mesin Bubut (Lathe)

Mesin bubut merupakan salah satu jenis mesin perkakas potong dengan prinsip kerja yaitu proses pemotongan bagian dari benda kerja yang berputar untuk memperoleh bentuk dan ukuran tertentu. Benda kerja berputar/rotasi pada sumbunya dengan kecepatan tertentu, kemudian pemotongan atau penyayatan menggunakan pahat yang digerakkan secara translasi sejajar terhadap sumbu putar dari benda kerja. Besarnya kecepatan putar, kecepatan pemakanan dan parameter pemotongan lainnya ditentukan dengan rumus tersendiri. Benda produk yang dihasilkan oleh pekerjaan yang menggunakan mesin bubut adalah benda dengan bentuk silindris yang simetris, misalnya : poros lurus maupun bertingkat, blank roda gigi, ulir dan lainnya.

Baca juga: Jenis pekerjaan pembubutan dengan mesin bubut

Mesin Frais (Milling)

Mesin frais adalah mesin perkakas yang memiliki banyak fungsi diantaranya untuk meratakan permukaan, melakukan pengeboran, membuat alur, membuat siku. Jenis mesin frais terdiri dari mesin frais Horizontal, Vertikal dan Universal dan setiap jenis mesin tersebut masih memiliki type yang berbeda lagi tergantung penggunaannya. Proses kerja pemotongan pada mesin frais dengan cara menyayat atau memakan benda kerja yang diposisikan bergerak relatif terhadap alat potong yang berputar pada sumbunya. Alat potong yang digunakan adalah jenis alat potong bermata banyak yang berputar (multipoint cutter) atau sering disebut pisau frais/endmill. Pisau frais dipasang pada sumbu mesin atau arbor mesin yang didukung dengan alat pendukung arbor. Pisau tersebut akan terus berputar apabila arbor mesin diputar oleh motor listrik, agar sesuai dengan kebutuhan, gerakan dan banyaknya putaran arbor dapat diatur oleh operator mesin frais.

Mesin Bor (drilling)

Mesin bor merupakan salah satu jenis mesin perkakas yang berfungsi membuat suatu lubang dan atau memperbesar lubang. Benda kerja diposisikan diam pada meja mesin kemudian alat potong menggunakan mata bor yang dipasang pada sumbu mesin dan berputar sesuai dengan kebutuhan. Proses pemotongan atau penyayatan terjadi oleh karena perputaran mata bor dan bergerak memasuki benda kerja. Mesin bor umunya terdiri dari mesin bor meja, bor lantai, bor radial, bor kordinat dan bor tangan.

Mesin Gergaji

Mesin gergaji merupakan jenis mesin perkakas yang dapat digunakan untuk memotong benda kerja. Benda kerja di posisikan diam dan melintang terhadap mata gergaji. Mata gergaji digerakan mengayun maju mundur sedemikian rupa sehingga terjadi gesekan terhadap benda kerja yang mengakibatkan berkurangnya sebagian benda kerja sampai dengan putus sesuai dengan yang ditentukan. benda kerja yang dipotong adalah benda kerja yang cukup besar yang membutuhkan tenaga besar. Mesin gergaji terdiri dari berbagai jenis dan ukuran tergantung kebutuhan.

Dengan perkembangan ilmu dan teknologi maka juga terjadi perkembangan terkait teknologi dalam pengoperasian dasar mesin perkakas yang menghasilkan proses kerja yang lebih efisien namun tetap efektif dalam melaksanakan pekerjaan pemesinan.

Baca juga: Persyaratan Umum Mesin Perkakas yang Baik

Kata kunci pencarian:

  • mesin perkakas
  • pengertian mesin perkakas
  • Pemesinan
  • teknik mesin perkakas
  • pemesinan perkakas
  • perkakas potong manual
  • teori mesin perkakas bengkel
  • tool pada permesinan

Artikel Terkait

Persyaratan Umum Mesin Perkakas yang Baik Mesin perkakas sebagaimana sudah djelaskan pada artikel sebelumnya (Dasar-dasar Mesin Perkakas) adalah suatu mesin atau peralatan yang dapat berfungsi...
Cara mengkartel menggunakan mesin bubut Knurling merupakan proses pembubutan luar (pembubutan slindris) yang bertujuan untuk membuat profil pada permukaan benda kerja. Tujuan melakukan karte...
Jenis pekerjaan dengan menggunakan mesin bubut Pada artikel akan dijelaskan beberapa jenis pekerjaan yang dapat dilakukan dengan menggunakan mesin bubut, konvensional. Tingkat kehalusan dan presisi...
Kacamata jalan pada mesin bubut dan cara memasangn... Penyangga merupakan perlengkapan mesin bubut yang digunakan untuk menahan benda kerja yang memilki ukuran cukup panjang. Benda kerja dengan ukuran yan...
Cara Mengetahui Dimensi Utama Mesin Bubut Dimensi utama mesin bubut ditentukan oleh 2 (dua) ukuran utama sebagaimana yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini. Ukuran tersebut merupakan batas ...