Penggunaan dan perawatan alat-alat perkakas pada pemesinan bubut

Alat-alat perkakas yang digunakan harus terjaga kualitasnya dan selalu siap apabila sewaktu-waktu akan diguanakan. Penggunaan dan perawatan alat-alat perkakas menjadi aktivitas yang simultan dalam rangka menjaga keawetan alat-alat perkakas yang digunakan dalam proses pemesinan bubut. Perawatan ini sebaiknya melibatkan langsung operator selaku pengguna pada perawatn yang sifatnya rutin dan ringan, selian itu juga perlu melibatkan teknisi.

Pemeliharaan yang dimaksud adalah meliputi pemeliharaan preventif dan korektif. Pemeliharan preventif adalah upaya yang dilakukan untuk mencegah suatu peralatan dari kerusakan maupun mengurangi tingkat keausan. Hal ini dimaksudkan agar peralatan selalu dalam kondisi siap pakai dan umur pakai menjadi optimal. Sedangkan pemeliharaan korektif adalah suatu tindakan yang dilakukan untuk memperbaiki peralatan setelah timbulnya kerusakan. Pencegahan adalah tindakan yang lebih baik daripada memperbaiki. Hal ini akan mempermudalam dalam Penggunaan dan perawatan alat-alat perkakas.

Penggunaan dan perawatan alat-alat perkakas

Berikut ini beberapa hal yang dapat digunakan sebagai pedoman untuk melakukan aktivitas penggunaan dan perawatan alat-alat perkakas khususnya pemeliharaan secara preventif, yaitu:

  1. Pastikan dan upayakan agar mesin maupun perkakas tangan lainnya selalu tetap dalam keadaan bersih.
  2. Setelah pemakaian, pastikan semua peralatan bantu dalam keadaan bersih atau penyimpanan harus dalam keadaan bersih.
  3. Periksalah alat-alat perkakas tersebut secara periodik dan teratur terhadap kemungkinan terjadinya kerusakan-kerusakan.
  4. Upayakan agar alat-alat bantu (kunci, mata bor, pahatkunci chuck) atau alat-alat ukur (jangka sorong, mikometer, dial indikator) tidak berada di atas mesin yang sedang bekerja, karena hal tersebut dapat mengakibatkan kecelakaan, kerusakan perkakasnya maupun kehancuran alat perkakasnya.
  5. Lumasilah alat-alat perkakas secara teratur. Pelat-pelat kode dapat berguna sekali, ia menunjukkan setelah beberapa waktu minyak pelumasnya harus diperbaharui dan pelumasannya harus dilakukan, warnanya menunjukkan jenis pelumas apa yang harus digunakan (perhatikan petunjuk-petunjuk dari pegusaha pabriknya). Bak-bak minyak harus diisi sampai garis tandanya.
  6. Segera lakukan perbaikan atau penggantian peralatan yang rusak.
  7. Jangan sekali-sekali menggunakan perkakas yang tumpul pada gesekan yang besar. Hal ini dapat berakibat terjadinya kehancuran bor, pahat, tap atau frais karena pembebanan yang besar pada poros-poros, bantalan-bantalan, batang-batang ulir dan mur-mur dari mesin-mesinnya.

Baca juga:

Demikian pembahasan singkan mengenai penggunaan dan perawatan alat-alat perkakas dalam proses pemesinan bubut. Penggunaan alat perkakas yang tepat akan meningkatkan keselamatan kerja dan mengurangi resiko potensi kecelakaan kerja.