Persyaratan Umum Mesin Perkakas yang Baik

Mesin perkakas sebagaimana sudah djelaskan pada artikel sebelumnya (Dasar-dasar Mesin Perkakas) adalah suatu mesin atau peralatan yang dapat berfungsi untuk memotong atau mendeformasikan suatu material menjadi suatu produk jadi maupun setengah jadi dalam bentuk dan ukuran tertentu seperti yang dikendaki. Pada artikel kali ini akan dibahas mengenai persyaratan secara umum yang harus dipenuhi oleh sebuah mesin perkakas sebagai berikut :

  • Mesin perkakas harus dapat menjamin tingkat produktivitas yang optimal. Hal ini terlihat dari kecepatan potong (cutting speed) dan kecepatan pembentukan geram (rate of metal removal) yang mampu dikerjakan oleh mesin harus dapat mengantisipasi dan mengikuti perkembangan jenis material, baik material benda kerja yang dikerjakan maupun alat potong (cutting tool) yang digunakan.
  • Ketelitian dalam membuat suatu bentuk, ketelitian dalam mencapai suatu ukuran dan tingkat kehalusan permukaan (surface finish) dari benda kerja yang dikerjakan dapat dicapai dengan konsisten (tetap). Pencapaian tingkat ketelitian tersebut sedapat mungkin tidak tergantung pada keahlian operator yang mengoperasikan mesin perkakas tersebut.
  • Mesin perkakas harus memiliki efisiensi yang tinggi baik secara teknis maupun ekonomis. Hal ini untuk menghadapi kondisi persaingan dalam operasi pemakaian dan perawatan mesn perkakas tersebut.

Dalam rangka memahami secara lebih mendalam mengenai persyaratan mesin perkakas di atas maka perlu ditinjau dari beberapa faktor yang terkait dengan persyaratan tersebut. Berikut di bawah ini diberikan penjelasan atas persyaratan faktor tersebut sebagai berikut:mesin perkakas - mesin bor

Produktivitas Mesin Perkakas yang Optimal

Produktivitas dalam operasi penggunaan mesin perkakas terkait dengan kecepatan kerja pemotongan yang dapat dilakukan dan rata-rata kemampuan pembentukan geram/metal (rake of metal removal). Oleh karena suatu mesin perkakas harus mempertimbangkan beberapa hal di bawah ini:

  • Kemampuan dalam kecepatan potong (cutting speed) dan juga gerak pemakanan (feed rate) yang dimiliki oleh mesin perkakas harus dapat mencapai persyaratan dan mampu mengantisipasi kemungkinan adanya pahat dengan performa yang baik dari HSS, carbide, ceramic, cast non ferrous dan intan.
  • Tingkat kekuatan dan kekakuan dari bagian-bagian mesin secara menyeluruh harus dapat memenuhi syarat untuk suatu operasi yang dapat menanggulangi chip section yang besar. Selain itu juga harus mampu meredam getaran yang ditimbulkan akibat pengoperasian mesin perkakas tersebut.
  • Komponen penggerak mesin perkakas (motor, gears dan sebagainya), bearing, slide ways harus memenuhi syarat untuk dapat memperoleh gaya potong (cutting force) yang besar pada saat operasi penggunaan mesin.
  • Mesin perkakas harus memiliki perlengkapan untuk proses pelumasan dan juga pendinginan baik untuk bagian-bagian mesin maupun tools dan juga benda kerja saat pengoperasian mesin.

Baca juga: Macam-macam gerak pemakanan alat potong terhadap benda kerja dalam mesin perkakas

Konsistensi Ketelitian Mesin

Kualitas produk yang dihasilkan pada proses pemotongan benda kerja tidak hanya tergantung pada mesinnya saja, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor yang lain diantaranya yaitu:

  • Alat potong (cutting tool) yang digunakan dalam proses pemesinan. Hal ini meliputi jenis material alat potong, bentuk/geometri alat potong, sudut punggung dan kualitas hasil pemotongan.
  • Pembawa alat potong (tool carrier) yang mencakup kekakuan dari milling arbor, batang bor, kualitas dari pemegang pahat.
  • Benda kerja dan pemegangnya (misalnya machineability dari material, kehalusan benda kerja dan pemegangnya misal : clamping fixture, ketelitian dari center).
  • Kondisi pemotongan yang dipilih : kecepatan potong, kedalaman potong, kecepatan makan dan seterusnya.

Efisiensi Teknis dan Ekonomis

Efisiensi yang dimaksud dalam pembahasan ini adalah efisiensi teknis yang diperlukan untuk menentukan daya yang dipakai pada motor penggerak mesin perkakas. Efisiensi teknis diperhitungkan berdasarkan daya masukan (input power) sama dengan net power dibagi dengan daya keluaran sama dengan efisiensi, jadi penting sekali untuk dapat mengetahui efisiensi dari mesin penggerak.

Namun demikian efisiensi ini tidak hanya tergantung pada pembebanan mesin tetapi juga pada output speednya. Daya netto (net power) untuk penggerak feeding (feed drive) menentukan feed rate dan cutting force yang bekerja pada garis gerak ingsut (feed movement).

ηtck = (Energi Keluaran)/(Energi Masukan) ≤ 1 ………………………..…(Muin, 1989, hal 369)

Baca juga:

sumber: Buku Ajar Proses Produksi (Teknik Mesin Institut Sains dan Teknologi AKPRIND) dengan perbaikan tulisan.

Kata kunci pencarian:

  • penempatan meain perkakas menurut beberapa persyaratan
  • syarat penempatan mesin perkakas

Artikel Terkait

Pengetahuan Dasar Mesin Perkakas dalam Pemesinan Dasar Mesin perkakas dapat didefinisikan sebagai suatu mesin atau peralatan yang dapat berfungsi untuk memotong atau mendeformasikan suatu material me...