Toleransi ukuran pada proses pemesinan

Variasi merupakan sifat umum untuk benda kerja atau produk yang diproduksi secara massal, oleh karena itu perlu diberikan suatu toleransi. Toleransi ukuran diberikan pada bagian produk atau komponen mesin yang dianggap penting. Pengertian penting dengan ditinjau dari beberapa aspek yaitu fungsi komponen, perakitan, dan proses pembuatan. Bagian komponen tersebut apakah memiliki fungsi dimana ketepatan ukuran menjadi syarat utama. Apakah perakitan dapat ditukar sehingga masing-masing produk harus memiliki ukuran yang seragam? Apakah proses pembuatannya memerlukan ketepatan ukuran?

Memberikan toleransi berarti menentukan batas-batas maksimum dan minimum dimana penyimpangan karakteristik produk tersebut harus terletak. Toleransi sangat berperan penting karena setiap proses produksi sangat sulit mencapai ukuran yang tepat, karena menyangkut ketelitian dalam proses pengerjaanya. Bagian-bagian yang tidak utama dalam suatu komponen mesin tidak diberi toletansi, yang berarti menggunakan toleransi bebas/terbuka (open tolerance).

Baca: Penyimpangan ukuran produk pemesinan

Toleransi ukuran (dimensional tolerance) adalah perbedaan antara dua harga batas maksimum dan mininum, dimana ukuran atau jarak permukaan/batas geometri suatu komponen harus terletak. Kedua harga batas toleransi tersebut dapat dinyatakan sebagai penyimpangan (deviation) terhadap ukuran dasar yang sudah didefinisikan terlebih dahulu. Sedapat mungkin ukuran dasar dinyatakan dalam bilangan bulat. Standar ISO 286-1:1988 Part 1 Bases of tolerances, deviations and fits, serta ISO 286-2:1988 Part 2 Tables of standard tolerance grades and limit adalah merupakan dasar bagi penggunaan toleransi dan suaian yang diikuti banyak perusahaan dan perancang sampai saat ini.

Baca: Cara menentukan suaian pada komponen berpasangan

Beberapa istilah perlu dipahami terlebih dahulu untuk penerapan standar ISO tersebut. Setiap komponen perlu didefinisikan: a) ukuran dasar (basic size); daerah toleransi (tolerance zone); dan penyimpangan (deviation). Ukuran dasar adalah ukuran/ dimensi bagian benda kerja yang dituliskan dalam bilangan bulat tertentu sebagai ukuran utama yang harus dicapai dalam proses pengerjaannya. Daerah toleransi adalah daerah yang berada atau yang menunjukkan antara harga batas maksimum dan harga batas minimum. Sedangkan penyimpangan yang dimaksud adalah besarnya jarak atau perbedaan antara ukuran dasar yang ditetapkan terhadap ukuran bagian benda kerja sebenarnya yang dicapai dari proses pembuatannya.

Toleransi ukuran pada proses pemesinan

Aplikasi toleransi ukuran pada pemesinan

Standar toleransi ukuran yang umum digunakan pada berbagai jenis pekerjaan pemesinan baik untuk pembubutan memanjang, radius dan champer maupun besar sudut.

Baca: Pemesinan Bubut untuk Vokasi

Kata kunci pencarian:

  • funsi toleransi pemesinan
  • toleransi mesin bubut
  • toleransi pada saat pembubutan
  • toleransi ukuran benda kerja mesin bubut manual