Tuas pengatur kecepatan mesin bubut dan cara menggunakannya

Kepala tetap mesin bubut merupakan salah satu bagian penting pada mesin bubut. Selain sebagai dudukan spindel utama beserta cekam, pada kepala tetap juga terdapat berbagai macam handel yang digunakan untuk mengatur putaran mesin, gerak makan pembubutan dan juga mengatur pembubutan ulir. Artikel kali ini fokus pada pembahasan tentangĀ  tuas pengatur kecepatan mesin bubut. Selain itu juga membahas bagaimana cara mengatur kecepatan mesin bubut sesuai hasil perhitungan rumus putaran.

Konstruksi kepala tetap terdiri dari roda pulley yang dihubungkan dengan motor penggerak. Susunan roda pully tersebut dengan menggunakan tumpuan poros dan mekanik lainnya, dihubungkan dengan poros spindel dan beberapa susunan transmisi mekanik dalam gear box.

Baca juga: Cara kerja mesin bubut konvensional

Susunan transmisi mekanik dalam gear box tersebut terdapat beberapa komponen diantarnya, roda gigi berikut poros tumpuannya, lengan penggeser posisi roda gigi dan susunan mekanik lainnya yang berfungsi sebagai pengatur kecepatan putaran mesin, kecepatan pemakanan dan arah pemakanan. Susunan transmisi mekanik di dalam gear box, dihubungkan dengan beberapa tuas/handel dibagian sisi luarnya, yang rancangan atau didesainnya dibuat sedemikan rupa agar seorang operator mudah dan praktis untuk menjangkau dalam rangka menggunakan/ mengatur dan merubah tuas/handel tersebut sesuai dengan kebutuhannya. Diantara banyak tuas tersebut adalah tuas pengatur kecepatan mesin bubut.

Tuas pengatur kecepatan mesin bubut

Tuas pengatur kecepatan mesin bubut yang terdapat pada setiap mesin bubut akan tergantung dengan merk atau pabrikan yang meproduksinya. Peletakan handel pada umumnya memiliki posisi/letak dan cara penggunaannya yang berbeda-beda sesuai dengan merk mesin bubut. Maka dari itu, didalam mengatur tuas/handel pada setiap melakukan proses pembubatan harus berpedoman pada tabel-tabel petunjuk pengaturan yang terdapat pada mesin bubut tersebut. Salah satu tabel yang terdapat pada kepala tetap mesin bubut adalah tabel untuk mengatur putaran mesin.

Baca juga: Bagian bagian utama mesin bubut dan fungsinya

Tuas pengatur kecepatan mesin bubut

Cara mengatur kecepatan mesin bubut

Berikut ini dicontohkan penggunaan handel pengatur kecepatan putar spindel mesin dengan menggunakan mesin bubut Ciamix SP 6230T. Perhatikan Gambar 3.3 pada bagian tabel spindle speed yang ditunjuk dengan panah warna biru. Cara pengaturan dapat dilakukan sebagai berikut:

  1. Menentukan besarnya rpm yang akan digunakan untuk proses pembubutan. (rumus perhitungan akan dibahas pada bab selanjutnya). Sebagai contoh putaran yang akan digunakan misalnya 220 rpm.
  2. Perlu dipastikan bahwa pada saat akan mengatur handel pengatur putaran maka spindel mesin bubut dalam kondisi tidak berputar.
  3. Perhatikan pada tabel yang ada, terkait dengan kombinasi posisi handel untuk memperoleh putaran sebesar 220 rpm.
  4. Mengarahkan handel A-B-C pada penunjukkan huruf B. Perhatikan tanda panah warna merah pada handel tersebut.
  5. Mengarahkan handel I-II-III pada penunjukkan angka romawi III. Perhatikan tanda panah warna merah pada handel tersebut.
  6. Selanjutnya untuk memutar spindel mesin bubut menggunakan handel warna merah yang ditunjuk dengan panah. Apabila handel digerakan ke atas maka spindel mesin/cekam benda kerja akan berputar berlawanan jarum jam, sebaliknya apabila handel tersebut digerakkan ke bawah maka spindel mesin/cekam benda kerja akan berputar searah jarum jam.
  7. Perlu diperhatikan pada saat mengatur handel-handel tersebut, perlu dipastikan handel pas pada posisinya.

Baca juga: Cara memasang benda kerja pada mesin bubut manual

Demikian penjelasan singkat mengenai tuas pengatur kecepatan mesin bubut dan juga cara mengatur kecepatan mesin bubut.

Kata kunci pencarian:

  • cara mengatur kecepatan putaran mesin bubut
  • cara mengendalikan putaran mesin bubut
  • fungsi tuas tuas mesin bubut manual