Panduan menggunakan Google Classroom bagi guru

Halo Sobat Mesin, kali ini kita membahas salah satu plafform pembelajaran online. Google Classroom adalah aplikasi gratis yang dirancang untuk membantu siswa dan guru berkomunikasi, berkolaborasi, mengatur dan mengelola tugas, menghemat kertas, dan banyak lagi!. Artikel ini akan lebih fokus pada panduan menggunakan Google Classroom bagi guru. Sumber artikel ini diambilkan dari tulisan Kasey Bell (wwwdotshakeuplearningdotcom)

Panduan ini merupakan petunjuk langkah demi langkah untuk menggunakan Google Classroom terkait menyiapkan kelas, membuat pengumuman, diskusi, tugas, dan pengelolaan tugas. Panduan ini sangat bagus khususnya untuk pengguna baru (pemula) dan penuh dengan pengingat dan tip praktis untuk pengguna yang lebih berpengalaman.

panduan menggunakan Google Classroom

Berikut beberapa hal yang perlu diketahui sebelum masuk lebih jauh pada panduan menggunakan Google Classroom:

  • GAFE: Google classroom hanya tersedia untuk pengguna dengan Google Apps for Education (GAFE), seperangkat alat kolaboratif gratis yang mencakup alat web seperti Google Docs, Google Drive, Gmail, dan banyak lagi. Jika Anda memiliki akun GAFE, tetapi tidak memiliki akses ke google classroom, hubungi kampus.
  • Grade levels: Google classroom dapat digunakan di semua tingkat kelas, tergantung pada keterampilan guru dan siswa. Siswa harus dapat masuk ke google classroom menggunakan kredensial Google Apps mereka. Sebagian besar guru menemukan keberhasilan di kelas empat dan lebih tinggi, tetapi banyak juga yang menggunakannya di sekolah dasar.
  • Google Chrome: Untuk memaksimalkan fitur di google classroom, guru dan siswa harus menggunakan Browser Google Chrome. Beberapa fitur berfungsi di browser lain, tetapi tidak semua. Google Chrome adalah lingkungan belajar yang luar biasa untuk semua hal tentang Google!
  • Menu: Google menggunakan dua simbol di google classroom, dan aplikasi Google lainnya (termasuk aplikasi seluler) untuk mewakili menu dan tindakan lainnya: three lines = menu (biasanya menu utama), three dots = lebih banyak tindakan (opsi dan tindakan tambahan). Kapan pun Anda melihat simbol-simbol ini, ada fitur, tindakan, atau opsi tambahan untuk dijelajahi

Panduan menggunakan Google Classroom bagi guru ini akan diorganisasikan menjadi 4 bagian tulisan yang terpisah namun masih saling terkait. Secara umum dibagi sebagai berikut: (mohon ditunggu artikel lengkapnya hehehe…)

Bagian satu: Cara pengaturan awal untuk google classroom terkait dengan membuat kelas, menambahkan materi, menambahkan siswa, mengelola menu stream, cara membuat pengumuman dan quiz.

Bagian kedua: Cara mengelola assignments (tugas/ujian) termasuk cara membuatnya, mengatur tugas/ujian melalui menu stream dan penilaiannya

Bagian ketiga: cara menggunakan “reuse posts” yaitu memanfaatkan pengumuman, quiz dan ujian yang sudah pernah dibuat sebelumnya, dan juga bagaimana menggunakan feature komunikasi yang terdiri dari Private Comments maupun Class Comments.

Bagian keempat: cara mengkolaborasikan google classroom dengan google drive dan google meet, selain itu juga akan dibahas bagaimana menyempurnakan menu navigasi google classroom

Google Classroom Tips

  • Berkolaborasi dengan guru lain di kampus Anda: Ada banyak tip kecil yang akan Anda pelajari selama ini. Pastikan untuk berbagi dan berkolaborasi dengan guru lain di kampus Anda, sehingga siswa Anda menerima pesan yang konsisten. Mulai Google Doc untuk berbagi praktik terbaik Anda satu sama lain.
  • Tunjukkan Tombol “Turn in” kepada Siswa; Pertama kali Anda menetapkan Google Doc, Slide, atau Spreadsheet sebagai tugas di mana setiap siswa mendapatkan salinannya, Anda perlu menunjukkan kepada siswa cara membuka dokumen yang telah Anda, guru, buat dan bagikan dengan mereka. Pastikan mereka mengerti bahwa Anda sudah memiliki hak untuk melihat karya mereka. Tunjukkan tombol Serahkan yang muncul di sebelah kiri tombol bagikan biru di dekat kanan atas layar. Beberapa siswa akan cenderung untuk berbagi dengan guru, atau membuat yang baru dokumen, jadi pastikan untuk memandu mereka melalui langkah-langkah yang Anda inginkan. Setelah mereka menyerahkan tugasnya, mereka tidak dapat lagi mengedit.
  • Tunjukkan kepada Siswa Cara Membatalkan Pengiriman Tugas; Seperti disebutkan di atas, setelah siswa menyerahkan tugasnya, mereka tidak dapat lagi mengedit file. Jika mereka perlu kembali dan membuat perubahan atau menambahkan lampiran, mereka perlu membatalkan pengiriman tugas, atau Anda, guru, perlu mengembalikannya kepada siswa.
  • Refresh; Jika ada pembaruan di Google classroom saat Anda membuka halaman, Anda akan melihat opsi untuk menyegarkan untuk melihat perubahan. Pastikan untuk menampilkan fitur ini kepada siswa sehingga mereka dapat melihat pembaruan yang Anda buat untuk tugas mereka selama kelas.
  • Serahkan Foto atau Video Karya; Terkadang tugas tidak digital, dan tidak apa-apa! Anda masih dapat menggunakan Google classroom untuk memantau tugas dan memberi masukan. Mintalah siswa mengambil foto dan mengirimkannya melalui Google classroom. Ini bagus untuk menunjukkan langkah-langkah mengerjakan soal matematika, menunjukkan kemajuan proyek seni itu, atau bukti dari eksperimen laboratorium sains. Video pendek juga merupakan pilihan bagus untuk refleksi tentang proses pembelajaran.
  • Kirimkan Umpan Balik ke Google; Google Kelas adalah satu-satunya aplikasi yang dirancang khusus untuk pendidikan, dan Google mendengarkan umpan balik Anda! Ada pembaruan luar biasa pada Google classroom selama setahun terakhir, terima kasih kepada pendidik seperti Anda. Gunakan tanda tanya di kiri bawah untuk mengirimkan umpan balik dan saran. Mereka membacanya!

Demikian secara sekilas pembahasan panduan menggunakan Google Classroom. Ada hal yang menantang adalah bagaimana dapat memanfaatkan platform pembelajaran online google classroom ini seoptimal mungkin untuk materi-materi yang terkait dengan pekerjaan pemesinan baik bubut maupun frais. Selamat mencoba dan ditunggu sharingnya dari soba mesin sekalian